{"id":359,"date":"2022-07-18T06:37:01","date_gmt":"2022-07-18T06:37:01","guid":{"rendered":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/?p=359"},"modified":"2023-11-11T09:06:43","modified_gmt":"2023-11-11T09:06:43","slug":"desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/","title":{"rendered":"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah"},"content":{"rendered":"\r\n<p><strong>Desa Wisata Kasongan<\/strong> &#8211;\u00a0<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Daerah_Istimewa_Yogyakarta\">Yogyakarta<\/a>\u00a0atau sering disebut Jogja merupakan daerah istimewa dan destinasi wisata terfavorit di Indonesia setelah Bali tentunya menawarkan berbagai macam pesona keindahan dan keunikan-keunikan didalamnya yang membuat nyaman pengunjungnya dan takkan bisa melupakannya. Salah satu keunikan yang ditawarkan oleh Jogja ini adalah desa wisatanya yang memiliki berbagai macam pesona dan ciri khasnya masing-masing.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Salah satu desa wisata Jogja yang menawarkan keunikan tersebut adalah Desa Wisata Kasongan. Desa wisata yang terletak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini terkenal dengan sentra kerajina gerabah yang sudah tembus di pasar Internasional. Oleh karna itu, Desa Wisata Kasongan ini menjadi salah satu ikon di Kabupaten Bantul. Keahlian membuat gerabah di desa ini juga telah diwariskan secara turun temurun di antara penduduk desa. Bahkan, rumah-rumah di Desa Wisata kasongan ini menjelma menjadi showroom kecil hingga besar. Jejeran gerabah sengaja dipamerkan di bagian paling depan toko dengan tujuan menarik minat wisatawan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Desa Wisata Kasongan<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga di sebuah desa di selatan\u00a0<a href=\"https:\/\/gudeg.net\/id\/directory\/74\/4937\/Sejarah-Yogyakarta.html#.U0dBDaJxvER\">Kota Yogyakarta<\/a>. Karena si pemilik tanah takut akan dijatuhi hukuman oleh Belanda yang waktu itu sedang menjajah, maka pemilik tanah tersebut melepaskan hak kepemilikan tanahnya yang diikuti oleh warga lainnya yang juga takut akan dijatuhi hukuman.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sejumlah tanah persawahan itu akhirnya diakui oleh warga desa lain. Penduduk yang tidak memiliki tanah persawahan tadi akhirnya memulai kegiatan baru di sekitar rumahnya, yaitu mengolah tanah liat yang ternyata tidak pecah jika diempal-empalkan untuk perlengkapan dapur dan juga untuk mainan. Sejalan dengan perkembangan zaman, maka barang-barang kerajinan dari tanah liat atau lebih dikenal dengan kerajinan gerabah atau tembikar itu dikembangkan menjadi lebih variatif sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Bahkan barang kerajinan di Desa Kasongan bukan hanya barang-barang dari tanah liat\/ gerabah, tetapi saat ini warga Kasongan telah memanfaatkan bahan-bahan lainnya yang banyak terdapat di lingkungan sekitar seperti batok kelapa, bambu, rotan, kayu, dan lainnya untuk diolah menjadi barang hiasan yang memiliki\u00a0nilai lebih tinggi. Keahlian membuat gerabah ini diwariskan turun-temurun hingga menjadikan Desa Kasongan sebagai ikon desa wisata gerabah di Kabupaten Bantul ( dikutip dari https:\/\/gudeg.net\/ ).<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Lokasi <\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Desa Wisata Kasongan terletak di pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kalau kamu baru datang dari Jogja dengan mendarat di Bandara YIA dan mau mengunjungi Desa Wisata ini. Kamu harus menempuh jarak perjalanan sekitar 41,7 km dengan waktu tempuh 1 jam 8 menit melalui Jl. Nasional III. Sedangkan kalau kamu masih berada di Bandara YIA, jangan lupa mampir dulu ke Galeri Pasar Kotagede YIA !!!<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sekilas Galeri Pasar Kotagede YIA<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png\" alt=\"Pasar Kotagede YIA\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Pusat oleh-oleh Galeri Pasar Kotagede YIA<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Buat sobat yang sedang berada di ruang tunggu penumpang di dalam\u00a0<a href=\"https:\/\/yogyakarta-airport.co.id\/id\">Bandara YIA<\/a>\u00a0maka sobat akan menjumpai sebuah tulisan besar Pasar Kotagede. Didalamnya terdapat Galeri UKM DIY dan Angkringan Malioboro yang menyuguhkan aneka macam produk dari UKM DIY. Konsep eksterior dan interiornya bernuansa khas Jogja, perpaduan antara Benteng Kraton dan suasana Malioboro dan Kraton.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketika masuk ke dalam Pasar Kotagede kita disambut oleh among tamu dengan pakaian jawa yang sangat apik, keramah tamahan dan senyumnya akan sulit di lupakan, ditambah alunan gamelan dan angkringan, bisa membuat kita ingin berlama-lama disana. Di galeri tersebut juga menghadirkan ribuan produk UMKM yang ditata layaknya etalase mall modern, aneka produk ditata secara apik dan menarik sehingga sulit untuk tidak membeli dalam jumlah banyak.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><a href=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/\">Pasar Kotagede di Bandara YIA<\/a>\u00a0ini tidak hanya menjadi tempat bertemunya para konsumen, tetapi juga ada konsep untuk pelestarian budaya. Konsepnya selain Galeri yang menampilkan produk kebudayaan, seperti Gamelan, Wayang dan alunan musik Jawa, juga dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam bentuk pelayanan kepada pembeli, penataan eksterior dan interior, serta pengenalan budaya melalui literasi digital yang di tampilkan di media display, dan media cetak yang disediakan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/assets\/images\/ind-8481-2-3-4-5-6-fused-1478x983.jpg\" alt=\"Penataan Produk Galeri Pasar Kotagede YIA\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Penataan oleh-oleh Galeri PKG YIA<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk konsep penataan produk Galeri Pasar Kotagede pengelompokannya dijajar sesuai jenisnya, bukan asal daerahnya. Ketika berkeliling di galeri dengan luas sekitar 1.200 meter persegi ini akan dijumpai barang-barang yang dijual antara lain aneka minuman tradisional, makanan oleh-oleh, boneka, kacamata dengan bingkai kayu, stick drum, aneka pernak-pernik, hingga kaos dan pakaian batik.<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Desa Wisata Kasongan &#8211;\u00a0Yogyakarta\u00a0atau sering disebut Jogja merupakan daerah istimewa dan destinasi wisata terfavorit di Indonesia setelah Bali tentunya menawarkan berbagai macam pesona keindahan dan keunikan-keunikan didalamnya yang membuat nyaman pengunjungnya dan takkan bisa melupakannya. Salah satu keunikan yang ditawarkan oleh Jogja ini adalah desa wisatanya yang memiliki berbagai macam pesona dan ciri khasnya masing-masing. &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-359","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-blog-pasar-kota-gede-yia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah - Pasar Kota Gede YIA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah - Pasar Kota Gede YIA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pasar Kota Gede YIA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-18T06:37:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-11T09:06:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sibakul\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sibakul\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\"},\"author\":{\"name\":\"sibakul\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd\"},\"headline\":\"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah\",\"datePublished\":\"2022-07-18T06:37:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-11T09:06:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\"},\"wordCount\":672,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png\",\"articleSection\":[\"Blog Pasar Kota Gede YIA\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\",\"name\":\"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah - Pasar Kota Gede YIA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png\",\"datePublished\":\"2022-07-18T06:37:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-11T09:06:43+00:00\",\"description\":\"Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/\",\"name\":\"Pasar Kota Gede YIA\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization\",\"name\":\"Pasar Kota Gede YIA\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp\",\"width\":500,\"height\":146,\"caption\":\"Pasar Kota Gede YIA\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd\",\"name\":\"sibakul\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sibakul\"},\"description\":\"Sibakul Jogja\",\"sameAs\":[\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/author\/sibakul\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah - Pasar Kota Gede YIA","description":"Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah - Pasar Kota Gede YIA","og_description":"Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga","og_url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/","og_site_name":"Pasar Kota Gede YIA","article_published_time":"2022-07-18T06:37:01+00:00","article_modified_time":"2023-11-11T09:06:43+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"sibakul","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sibakul","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/"},"author":{"name":"sibakul","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd"},"headline":"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah","datePublished":"2022-07-18T06:37:01+00:00","dateModified":"2023-11-11T09:06:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/"},"wordCount":672,"publisher":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png","articleSection":["Blog Pasar Kota Gede YIA"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/","name":"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah - Pasar Kota Gede YIA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png","datePublished":"2022-07-18T06:37:01+00:00","dateModified":"2023-11-11T09:06:43+00:00","description":"Sejarah Desa Wisata Kasongan berawal dari kematian seekor kuda milik Reserse Belanda di atas persawahan milik seorang warga","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#primaryimage","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png","contentUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/img1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/desa-wisata-kasongan-desanya-pengrajin-gerabah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Desa Wisata Kasongan : Desanya Pengrajin Gerabah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/","name":"Pasar Kota Gede YIA","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization","name":"Pasar Kota Gede YIA","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp","contentUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp","width":500,"height":146,"caption":"Pasar Kota Gede YIA"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd","name":"sibakul","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g","caption":"sibakul"},"description":"Sibakul Jogja","sameAs":["https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog"],"url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/author\/sibakul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=359"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":959,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359\/revisions\/959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}