{"id":372,"date":"2022-08-01T06:39:15","date_gmt":"2022-08-01T06:39:15","guid":{"rendered":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/?p=372"},"modified":"2023-10-30T04:09:04","modified_gmt":"2023-10-30T04:09:04","slug":"bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/","title":{"rendered":"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya"},"content":{"rendered":"\r\n<p id=\"block-c37ca5d5-02c9-483b-a5b5-da7cf6c31138\"><strong>Bakpia Pathuk<\/strong> &#8211; Bakpia adalah makanan yang terbuat dari tepung terigu yang dipanggang dengan isian berupa kacang hijau dicampur gula. Namun makanan yang dianggap khas <a href=\"https:\/\/vanjogja.store\/\">Jogja<\/a> ini ternyata sebenarnya bukan asli berasal dari Yogyakarta, melainkan berasal dari Cina.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p id=\"block-65baf851-bc75-4a38-b4f7-04f1d95a283b\">Menurut penelitian yang dilakukan Amelia Puspita Sari dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan judul Bakpia Sebagai Bentuk Akulturasi Budaya Indonesia dan Tiongkok di Bidang Kuliner (Studi Kasus Bakpia 29), tertulis bakpia terbentuk dari pengaruh akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p id=\"block-0383e0a9-879a-49e0-a825-6e37915e44e5\">Perpaduan kuliner ini berhasil menghidangkan kue enak dan nikmat. Bakpia menjadi bukti, benturan budaya tidaklah berbahaya. Bakpia berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang secara harfiah artinya kue atau roti yang berisikan daging.<\/p>\r\n\r\n\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2044\" src=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png\" alt=\"Bakpia Pathuk\" \/><\/figure><\/div>\r\n\r\n\r\n<p id=\"block-a7af7611-829a-4b21-ae4f-7a1c0dab160e\">Bakpia pertama kali dibawa oleh pendatang asal Tiongkok, Kwik Sun Kwok, pada 1940-an ke Yogyakarta. Pada saat itu. Kwik menyewa sebidang tanah di Kampung Suryowijayan, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta milik seorang warga lokal bernama Niti Gurnito.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p id=\"block-2c560fb7-1758-4fac-bb7d-4ca7da7e3854\">Pada awalnya, bakpia dibuat menggunakan isian daging dan minyak dari babi. Namun dimodifikasi menjadi kue yang tidak lagi menggunakan minyak babi dengan isian kacang hijau. Hasil adaptasi cita rasa bakpia yang disesuaikan dengan lidah masyarakat Yogyakarta mulai digemari banyak orang dan berhasil diterima oleh semua lapisan masyarakat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p id=\"block-50535e75-3f0a-48c2-be3c-1da80bdb4eb2\">Pada tahun 1980an, bakpia pun semakin populer dan mulai muncul produsen-produsen rumahan bakpia di kawasan Pathuk. Para penjual membuka toko di rumah masing-masing dalam memasarkan bakpia buatannya. Bakpia dikemas menggunakan dus atau kertas karton. Bakpia ini kemudian dikenal dengan nama Bakpia Pathuk.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keunikan Bakpia Pathuk<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bakpia_Pathuk\">Bakpia<\/a> Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian beragam seperit kumbu hitam, coklat, keju, nanas, duren, coklat kacang dan berbagai macam rasa lainnya. Bahkan sekarang ini muncul banyak modifikasi rasa baru seperti cappucino, bakpia ubi ungu, dan bakpia kimpul.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sebagai makanan tradisional khas <a href=\"https:\/\/vanjogja.store\/\">Jogja<\/a>, Bakpia telah menarik banyak perhatian wisatawan bahkan wisatawan mancanegara. Contohnya pada 31 Januari 2014, Miss Universe 2013 Maria Gabriela Isler yang berasal dari Venezuela bersama Putri Indonesia 2014, Elvira Devinamira singgah ke salah satu sentra produksi Bakpia sekaligus mencicipi makanan khas Jogja tersebut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tiap masa liburan, misalnya liburan sekolah, libur panjang akhir pekan, lebaran, natal dan tahun baru, seiring semakin meningkatnya jumlah wisatawan maupun orang dari luar daerah yang berkunjung ke Yogyakarta, para produsen Bakpia Pathuk kebanjiran pesanan bakpia. Terkadang di antara para produsen Bakpia Pathuk juga saling membantu memenuhi pesanan produsen lainnya, terutama sesama industri rumah tangga.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tiap masa liburan seperti libur sekolah, libur panjang akhir pekan, lebaran, natal, dan tahun baru. Dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan Jogja baik domestik maupun mancanegara, para produsen bakpia kebanjiran pesanan bakpia. Bahkan kadang-kadang di antara produsen bakpia juga saling membantu memenuhi pesanan produsen lainnya khususnya sesama industri rumah tangga.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pada awalnya produsen Bakpia Pathuk memberi merek bakpianya menggunakan nomor rumah di mana mereka membuka usaha. Misalnya Liem Bok Sing dan penerusnya, Yung Yen, memberi merek &#8220;<em>Bakpia Patuk 75<\/em>&#8221; dikarenakan awal mulanya ia membuka usaha di Jalan Pathuk nomor 75. Demikian pula dengan Tan Aris Nio, yang merupakan perintis lanjutan dari jajanan Bakpia Pathuk, memberi merek &#8220;<em>Bakpia Pathuk 25<\/em>&#8221; dikarenakan awal mulanya ia membuka usaha di Jalan Pathuk nomor 25.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-41\" src=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3.jpg\" alt=\"Bakpia Pathuk\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Salah satu sentra produksi dan penjualan Bakpia Pathuk<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Demikian seterusnya dan saat warga sekitarnya, baik yang tinggal di tepi jalan maupun di dalam kampung, turut membuka usaha rumahan dengan produk bakpia pun memberi merek dengan nomor rumahnya masing-masing, misalnya\u00a0<em>Bakpia 55<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 57<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 45<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 145<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 531<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 545<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 515<\/em>,\u00a0<em>Bakpia 99<\/em>, dan lain sebagainya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seiring berjalannya waktu kemudian muncul merek-merek Bakpia lainnya yang tanpa menggunakan nomor-nomor tertentu, misalnya\u00a0\u00a0<em>Bakpia Kurnia Sari<\/em>,\u00a0<em>Bakpia Djava<\/em>,\u00a0<em>Bakpia Vista<\/em>, dan masih banyak lagi. Pemberian merek ini tentunya sesuai dengan kehendak masing-masing pengusahanya dan bukan lagi semata-mata merujuk pada nomor rumah atau nomor toko di mana mereka membuka usaha.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Bagi sobat yang sedang berkunjung ke Jogja tetapi sobat tidak sempat membeli makana khas Jogja ini untuk oleh-oleh. Tenang aja sobatt, sobat bisa beli Bakpia di <a href=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/\">Galeri Pasar Kotagede YIA<\/a> jika sobat harus balik ke kampung halaman naik pesawat dan sudah berada di ruang tunggu Bandara YIA !!!<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bakpia Pathuk &#8211; Bakpia adalah makanan yang terbuat dari tepung terigu yang dipanggang dengan isian berupa kacang hijau dicampur gula. Namun makanan yang dianggap khas Jogja ini ternyata sebenarnya bukan asli berasal dari Yogyakarta, melainkan berasal dari Cina. Menurut penelitian yang dilakukan Amelia Puspita Sari dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan judul Bakpia Sebagai Bentuk &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-372","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-blog-pasar-kota-gede-yia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya - Pasar Kota Gede YIA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bakpia Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian seperti coklat dan keju.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya - Pasar Kota Gede YIA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bakpia Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian seperti coklat dan keju.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pasar Kota Gede YIA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-01T06:39:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-30T04:09:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sibakul\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sibakul\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\"},\"author\":{\"name\":\"sibakul\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd\"},\"headline\":\"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya\",\"datePublished\":\"2022-08-01T06:39:15+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-30T04:09:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\"},\"wordCount\":653,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png\",\"articleSection\":[\"Blog Pasar Kota Gede YIA\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\",\"name\":\"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya - Pasar Kota Gede YIA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png\",\"datePublished\":\"2022-08-01T06:39:15+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-30T04:09:04+00:00\",\"description\":\"Bakpia Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian seperti coklat dan keju.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/\",\"name\":\"Pasar Kota Gede YIA\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization\",\"name\":\"Pasar Kota Gede YIA\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp\",\"width\":500,\"height\":146,\"caption\":\"Pasar Kota Gede YIA\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd\",\"name\":\"sibakul\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sibakul\"},\"description\":\"Sibakul Jogja\",\"sameAs\":[\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/author\/sibakul\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya - Pasar Kota Gede YIA","description":"Bakpia Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian seperti coklat dan keju.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya - Pasar Kota Gede YIA","og_description":"Bakpia Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian seperti coklat dan keju.","og_url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/","og_site_name":"Pasar Kota Gede YIA","article_published_time":"2022-08-01T06:39:15+00:00","article_modified_time":"2023-10-30T04:09:04+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"sibakul","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"sibakul","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/"},"author":{"name":"sibakul","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd"},"headline":"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya","datePublished":"2022-08-01T06:39:15+00:00","dateModified":"2023-10-30T04:09:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/"},"wordCount":653,"publisher":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png","articleSection":["Blog Pasar Kota Gede YIA"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/","name":"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya - Pasar Kota Gede YIA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png","datePublished":"2022-08-01T06:39:15+00:00","dateModified":"2023-10-30T04:09:04+00:00","description":"Bakpia Pathuk sekarang ini tidak melulu berisi kacang hijau. Namun memiliki keunikan lain yaitu mempunyai isian seperti coklat dan keju.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png","contentUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/pasarkotagedeyia\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/image-55-605x1024.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/bakpia-pathuk-sejarah-dan-keunikannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bakpia Pathuk : Sejarah dan Keunikannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#website","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/","name":"Pasar Kota Gede YIA","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#organization","name":"Pasar Kota Gede YIA","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp","contentUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-content\/uploads\/sites\/112\/2024\/05\/cropped-PKGYIA-e1716290805560.webp","width":500,"height":146,"caption":"Pasar Kota Gede YIA"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd","name":"sibakul","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g","caption":"sibakul"},"description":"Sibakul Jogja","sameAs":["https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog"],"url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/author\/sibakul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=372"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":667,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372\/revisions\/667"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/pasarkotagedeyia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}