{"id":657,"date":"2024-08-28T03:17:59","date_gmt":"2024-08-28T03:17:59","guid":{"rendered":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/?p=657"},"modified":"2024-09-14T11:45:20","modified_gmt":"2024-09-14T11:45:20","slug":"pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/","title":{"rendered":"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex max-w-full flex-col flex-grow\">\n<div class=\"min-h-[20px] text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto whitespace-normal\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"924ddd68-a9ed-412f-8431-2763ebc695c7\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<p>Pendidikan perubahan iklim adalah upaya strategis yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghadapi krisis iklim. Di Indonesia, krisis iklim telah menjadi ancaman nyata yang berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan. Sebagai negara kepulauan dengan ketergantungan tinggi pada sumber daya alam, Indonesia berada di posisi rentan terhadap dampak perubahan iklim. Pendidikan ini bertujuan membekali generasi mendatang dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk merespons tantangan ini secara efektif Menuju <strong><a href=\"https:\/\/plasticsmartcities.wwf.id\/feature\/article\/menuju-masa-depan-hijau-melalui-pendidikan-perubahan-iklim\">Masa Depan Hijau<\/a><\/strong>.<\/p>\n<h2><strong>Mengapa Pendidikan Perubahan Iklim Penting?<\/strong><\/h2>\n<p>Indonesia menghadapi risiko besar dari krisis iklim, termasuk cuaca ekstrem, kenaikan permukaan air laut, krisis pangan, dan air. Anak-anak dan remaja adalah kelompok yang akan menghadapi dampak terbesar di masa depan. Pendidikan perubahan iklim memberikan mereka pemahaman mendalam tentang krisis ini dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang ingin membangun karakter bangsa yang tangguh, adaptif, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.<\/p>\n<h2><strong>Tujuan Pendidikan Perubahan Iklim<\/strong><\/h2>\n<p>Tujuan utama dari pendidikan perubahan iklim meliputi tiga aspek penting:<\/p>\n<h3>1. Penalaran: Mengembangkan Pengetahuan dan Kemampuan Berpikir Ilmiah<\/h3>\n<p><strong>Tujuan:<\/strong> Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memahami konsep-konsep ilmiah yang mendasari perubahan iklim, serta melatih mereka untuk berpikir kritis dalam menganalisis data dan informasi terkait isu iklim. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan krisis iklim dengan dasar pengetahuan yang kuat.<\/p>\n<p><strong>Contoh Implementasi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pembelajaran Sains Berbasis Proyek:<\/strong> Siswa diajak untuk melakukan penelitian sederhana tentang dampak perubahan iklim di lingkungan sekitar mereka, misalnya dengan mengukur suhu udara, mencatat perubahan cuaca, atau memantau kualitas air di sungai terdekat. Melalui kegiatan ini, mereka belajar mengumpulkan data, menganalisis hasil, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.<\/li>\n<li><strong>Studi Kasus dan Diskusi:<\/strong> Guru dapat mengajukan studi kasus nyata tentang bagaimana perubahan iklim mempengaruhi ekosistem tertentu, seperti pemutihan terumbu karang atau pengurangan populasi satwa liar. Siswa kemudian diajak untuk berdiskusi dan memberikan solusi berdasarkan pengetahuan yang telah mereka pelajari.<\/li>\n<li><strong>Penggunaan Teknologi:<\/strong> Memanfaatkan simulasi komputer atau aplikasi online yang memungkinkan siswa melihat simulasi dampak perubahan iklim dalam berbagai skenario, seperti kenaikan suhu global atau penurunan keanekaragaman hayati.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Sosial Emosional: Mendorong Sikap dan Karakter yang Kolaboratif<\/h3>\n<p><strong>Tujuan:<\/strong> Membangun sikap positif, empati, dan kemampuan berkolaborasi di kalangan peserta didik dalam merespons krisis iklim. Pendidikan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, serta mampu bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.<\/p>\n<p><strong>Contoh Implementasi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Proyek Kolaboratif Antar Kelas:<\/strong> Siswa dari berbagai kelas atau tingkat diajak untuk bekerja sama dalam proyek yang berkaitan dengan mitigasi perubahan iklim, seperti kampanye pengurangan penggunaan plastik atau program penghijauan sekolah. Melalui proyek ini, mereka belajar pentingnya kerja tim dan komunikasi yang efektif.<\/li>\n<li><strong>Simulasi Perundingan Internasional:<\/strong> Guru dapat mengadakan simulasi konferensi iklim, di mana siswa berperan sebagai wakil dari berbagai negara yang harus bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan dalam mengurangi emisi karbon. Aktivitas ini mengajarkan mereka tentang pentingnya kerja sama global dan diplomasi dalam mengatasi masalah iklim.<\/li>\n<li><strong>Diskusi Reflektif:<\/strong> Siswa diajak untuk merenungkan perasaan mereka terhadap dampak perubahan iklim, seperti kekhawatiran tentang masa depan atau empati terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Diskusi ini membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial-emosional dan motivasi untuk terlibat dalam aksi lingkungan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Aksi Nyata: Menginspirasi Tindakan Konkret<\/h3>\n<p><strong>Tujuan:<\/strong> Mengajak dan memampukan peserta didik untuk melakukan tindakan nyata yang berkontribusi pada mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Pendidikan ini harus memotivasi siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari, serta mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama.<\/p>\n<p><strong>Contoh Implementasi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li><strong>Kegiatan Lingkungan di Sekolah:<\/strong> Siswa dilibatkan dalam kegiatan seperti penanaman pohon, pembuatan kompos dari sampah organik, atau pembersihan lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan siswa tentang pentingnya aksi nyata, tetapi juga memberi mereka pengalaman langsung dalam berkontribusi pada pelestarian lingkungan.<\/li>\n<li><strong>Kampanye Kesadaran Publik:<\/strong> Siswa dapat menyelenggarakan kampanye di sekolah atau di komunitas mereka, seperti sosialisasi tentang pengurangan penggunaan plastik, pentingnya daur ulang, atau penggunaan energi terbarukan. Kampanye ini membantu mereka belajar bagaimana memengaruhi orang lain dan mendorong perubahan positif di masyarakat.<\/li>\n<li><strong>Partisipasi dalam Gerakan Global:<\/strong> Mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam gerakan global seperti Earth Hour atau World Cleanup Day. Ini menunjukkan bahwa tindakan kecil mereka dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih besar di seluruh dunia untuk mengatasi krisis ik<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Pendidikan Perubahan Iklim dalam Kurikulum Merdeka<\/strong><\/h3>\n<p>Kurikulum Merdeka di Indonesia telah mengintegrasikan pendidikan perubahan iklim sebagai salah satu isu prioritas. Filosofi pendidikan ini didasarkan pada pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang membangun manusia merdeka yang mampu berdiri atas kekuatan sendiri. Pendidikan perubahan iklim dalam Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian peserta didik dalam menghadapi perubahan global yang signifikan, seperti krisis iklim.<\/p>\n<h3><strong>Implementasi Pendidikan Perubahan Iklim di Satuan Pendidikan<\/strong><\/h3>\n<p>Implementasi pendidikan perubahan iklim di satuan pendidikan memerlukan integrasi yang menyeluruh dalam berbagai aspek kegiatan sekolah. Secara intrakurikuler, pendidikan perubahan iklim dapat disisipkan ke dalam mata pelajaran seperti IPA, Geografi, dan Pendidikan Kewarganegaraan, di mana materi tentang dampak perubahan iklim, adaptasi, dan mitigasi dapat diajarkan secara mendalam. Guru dapat menggunakan pendekatan berbasis proyek, studi kasus, dan diskusi kelas untuk menanamkan pengetahuan ilmiah serta kesadaran kritis mengenai isu-isu iklim. Selain itu, kegiatan kokurikuler seperti seminar, lokakarya, dan kunjungan lapangan ke lokasi-lokasi yang terdampak perubahan iklim juga dapat memperkaya pemahaman siswa.<\/p>\n<p>Di luar jam pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler memainkan peran penting dalam pendidikan perubahan iklim. Klub lingkungan atau tim tanggap bencana di sekolah dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari dalam konteks yang lebih aplikatif. Melalui kegiatan seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah, atau kampanye pengurangan emisi, siswa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam tindakan nyata yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kemitraan dengan organisasi lingkungan, universitas, atau lembaga pemerintah dapat memperluas kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam program atau proyek yang lebih luas, bahkan di luar lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Pendekatan holistik dalam implementasi pendidikan perubahan iklim di sekolah mencakup kebijakan yang mendukung keberlanjutan, pengelolaan fasilitas yang ramah lingkungan, serta penguatan budaya sekolah yang peduli iklim. Misalnya, sekolah dapat menerapkan kebijakan zero waste atau mengadopsi penggunaan energi terbarukan di fasilitas sekolah. Selain itu, penting bagi sekolah untuk mengembangkan budaya tangguh iklim, di mana seluruh warga sekolah, termasuk guru, siswa, dan staf, terlibat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Hal ini menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam menghadapi krisis iklim secara efektif dan berkelanjutan.<\/p>\n<h3><strong>Langkah Nyata Menuju Masa Depan Hijau<\/strong><\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Mengurangi Emisi<\/strong>: Mengadopsi gaya hidup rendah karbon, seperti menggunakan energi terbarukan, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, dan menghemat listrik.<\/li>\n<li><strong>Pengelolaan Sampah<\/strong>: Mempraktikkan pengelolaan sampah yang baik dengan memilah sampah organik dan anorganik, serta mendaur ulang sampah plastik.<\/li>\n<li><strong>Pemanfaatan Ruang Hijau<\/strong>: Menanam pohon dan memanfaatkan lahan untuk kegiatan penghijauan yang dapat menyerap karbon dioksida dari atmosfer.<\/li>\n<li><strong>Peningkatan Kesadaran<\/strong>: Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi lingkungan melalui edukasi dan kampanye di sekolah dan komunitas.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>Masa Depan Hijau di Tangan Kita<\/strong><\/h3>\n<p>Pendidikan perubahan iklim adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, kita dapat menghadapi tantangan krisis iklim dan menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang. Setiap tindakan, sekecil apapun, akan berkontribusi pada masa depan yang lebih baik. Mari kita ambil bagian dalam upaya ini dan wujudkan masa depan hijau di tangan kita!<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"mt-1 flex gap-3 empty:hidden -ml-2\">\n<div class=\"items-center justify-start rounded-xl p-1 flex\">\n<div class=\"flex items-center\">\n<div class=\"flex\">BUKU DI DOWNLOAD DI SINI<\/div>\n<div><strong><a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1_ZBxDlhGI9g5b5JiLWtx5Mf_BLdAzN0F\/view?usp=sharing\">LINK BUKU PENDIDIKAN PERUBAHAN IKLIM<\/a><\/strong><\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<hr \/>\n<\/div>\n<div class=\"flex items-center pb-0\">\n<div class=\"[&amp;_svg]:h-full [&amp;_svg]:w-full icon-md h-4 w-4\">Artikel ditulis oleh:\u00a0<a href=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/mengenal-saya-yudi-wahyudi\/\"><strong>Yudi Wahyudi<\/strong><\/a>\u00a0Sebagai Bentuk Penguatan Kampanye Green UKM di SIBakul Jogja dan\u00a0<a href=\"https:\/\/plasticsmartcities.wwf.id\/about\/company\">Plastic Smart Cities<\/a>\u00a0yang merupakan salah satu kegiatan strategis\u00a0<a href=\"https:\/\/www.wwf.id\/id\/siapa-kami\">WWF Indonesia<\/a> dan dipublikasikan dengan judul yang sama dengan link:<\/div>\n<p>https:\/\/plasticsmartcities.wwf.id\/feature\/article\/menuju-masa-depan-hijau-melalui-pendidikan-perubahan-iklim<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan perubahan iklim adalah upaya strategis yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghadapi krisis iklim. Di Indonesia, krisis iklim telah menjadi ancaman nyata yang berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan. Sebagai negara kepulauan dengan ketergantungan tinggi pada sumber daya alam, Indonesia berada di posisi rentan terhadap dampak perubahan iklim. &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":658,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[279,296],"tags":[],"class_list":["post-657","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","category-wwf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau - Yudi Wahyudi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau - Yudi Wahyudi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pendidikan perubahan iklim adalah upaya strategis yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghadapi krisis iklim. Di Indonesia, krisis iklim telah menjadi ancaman nyata yang berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan. Sebagai negara kepulauan dengan ketergantungan tinggi pada sumber daya alam, Indonesia berada di posisi rentan terhadap dampak perubahan iklim. &hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yudi Wahyudi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-28T03:17:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-14T11:45:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"802\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"815\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sibakul\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sibakul\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/\",\"name\":\"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau - Yudi Wahyudi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-28T03:17:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-14T11:45:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg\",\"width\":802,\"height\":815,\"caption\":\"Pendidikan Perubahan Iklim\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/\",\"name\":\"Yudi Wahyudi\",\"description\":\"Tim Pengembang SiBakul Jogja\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd\",\"name\":\"sibakul\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sibakul\"},\"description\":\"Sibakul Jogja\",\"sameAs\":[\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/author\/sibakul\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau - Yudi Wahyudi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau - Yudi Wahyudi","og_description":"Pendidikan perubahan iklim adalah upaya strategis yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menghadapi krisis iklim. Di Indonesia, krisis iklim telah menjadi ancaman nyata yang berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan. Sebagai negara kepulauan dengan ketergantungan tinggi pada sumber daya alam, Indonesia berada di posisi rentan terhadap dampak perubahan iklim. &hellip;","og_url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/","og_site_name":"Yudi Wahyudi","article_published_time":"2024-08-28T03:17:59+00:00","article_modified_time":"2024-09-14T11:45:20+00:00","og_image":[{"width":802,"height":815,"url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sibakul","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sibakul","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/","name":"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau - Yudi Wahyudi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg","datePublished":"2024-08-28T03:17:59+00:00","dateModified":"2024-09-14T11:45:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#primaryimage","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg","contentUrl":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-content\/uploads\/sites\/57\/2024\/08\/Pendidikan-Perubahan-Iklim.jpg","width":802,"height":815,"caption":"Pendidikan Perubahan Iklim"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/pendidikan-perubahan-iklim-langkah-menuju-masa-depan-hijau\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pendidikan Perubahan Iklim: Langkah Menuju Masa Depan Hijau"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#website","url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/","name":"Yudi Wahyudi","description":"Tim Pengembang SiBakul Jogja","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#\/schema\/person\/b2cadb09d5b019b3310330a26883f5bd","name":"sibakul","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7fcc5f187ab1804cfef732c9b50ec924d4765bc365c7757b3e7e2462434e346?s=96&d=mm&r=g","caption":"sibakul"},"description":"Sibakul Jogja","sameAs":["https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog"],"url":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/author\/sibakul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/657","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=657"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/657\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":668,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/657\/revisions\/668"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/media\/658"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=657"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=657"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sibakuljogja.jogjaprov.go.id\/blog\/timteknis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=657"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}