Candi Prambanan

Candi Prambanan – Jika kamu mendengar kata “Jogja”, apa sihh yang terlintas di pikiranmu ?? Pastinya yang terlintas dipikiran sobat adalah kota yang sarat akan keistimewaannya dengan berbagai macam tempat wisata yang menarik bukan ?? Tentu saja, Yogyakarta atau sering disebut Jogja merupakan daerah istimewa dan destinasi wisata terfavorit di Indonesia setelah Bali tentunya menawarkan berbagai macam pesona keindahan dan keunikan-keunikan didalamnya yang membuat nyaman pengunjungnya dan takkan bisa melupakannya.

Berbagai jenis wisata banyak ditawarkan di Jogja mulai dari wisata budaya, sejarah, alam sampai wisata minat khusus. Karna Jogja dikenal sebagai tempat wisata favorit, tentunya Jogja menawarkan berbagai macam objek wisata unggulan yang wajib kamu kunjungi ketika menyambangi kota pelajar ini. Salah satu objek wisata itu adalah Candi Prambanan.

Candi Prambanan merupakan salah satu tempat wisata favorit di Jogja yang wajib kamu kunjungi, tepatnya di perbatasan antara Klaten Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kompleks Candi Hindu terbesar di Indonesia ini menawarkan berbagai macam keindahan seperti hiasan relief yang diukir mengelilingi candi dan menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana.

Sekilas Sejarah Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Berdasarkan prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan (pertengahan abad ke-9) dari Kerajaan Mataram Kuno.

Namun karna sebab yang masih misterius, pusat kerajaan pindah ke Jawa Timur di akhir abad ke-10. Candi yang megah ini pun terbengkalai dan sebagian tertimbun material letusan Gunung Merapi. Kemudian area Prambanan ini menjadi hutan lebat.

Beratus-ratus tahun kemudian barulah reruntuhan candi ini ditemukan kembali. Pada saat itu belum diketahui sejarah candi ini sehingga terciptalah legenda Roro Jonggrang yang diceritakan turun temurun.

Kemudian upaya pemugaran candi tersebut dilakukan secara serius dimulai sejak tahun 1930-an dan pemugaran candi utama baru rampung tahun 1953.

Kompleks Candi Prambanan

Candi Prambanan
Candi Prambanan (CNN Indonesia)

Kompleks Candi Prambanan ini terletak di Dusun Karangasem, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Candi Prambanan merupakan bagian dari gugusan percandian yang mendapat predikat sebagai warisan budaya dunia (World Heritage) dengan nama Prambanan Temple Compounds (Candi Prambanan, Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Asu) dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) World Heritage Commiittee pada 13 Desember 1991 dengan Nomor C. 642.

Candi Prambanan memiliki 3 halaman yang ditata memusat (pola konsentris). Setiap halaman dibatasi pagar keliling. Pada halaman I (pusat) terdapat 16 candi antara lain : 3 candi utama (Candi Brahma, Candi Siwa, Candi Wisnu), 3 candi wahana (Candi Garuda, Candi Nandi, Candi Angsa); 2 Candi Apit (Apit Utara dan Apit Selatan), 4 Candi Kelir, dan 4 Candi Patok.

Candi Prambanan ini berlokasi sekitar 17 KM dari pusat kota Jogja. Tapi jika kamu tiba di Jogja dengan mendarat di Bandara YIA dan hendak ke Candi Prambanan, jarak yang harus ditempuh sekitar 63,4 km dengan waktu tempuh 1 jam 42 menit. Kamu bisa menggunakan Kereta Bandara YIA kemudian turun di Stasiun Yogyakarta dan lanjut ke kereta Commuterline Jogja-Solo dan turun di Stasiun Brambanan.

Candi Prambanan
Stasiun Brambanan, stasiun terdekat dari Candi Prambanan

Kemudian bisa lanjut dengan ojek atau taksi online dsb. Atau kamu bisa juga lanjut Bus Transjogja dari Stasiun Yogyakarta kemudian berhenti di Halte Prambanan. Tapi kalau kamu masih berada di Ruang Tunggu Bandara YIA, jangan lupa mampir dulu ke Galeri Pasar Kotagede YIA !!!

Sekilas Galeri Pasar Kotagede YIA

Pasar Kotagede YIA
Pusat oleh-oleh Galeri Pasar Kotagede YIA

Buat sobat yang sedang berada di ruang tunggu penumpang di dalam Bandara YIA maka sobat akan menjumpai sebuah tulisan besar Pasar Kotagede. Didalamnya terdapat Galeri UKM DIY dan Angkringan Malioboro yang menyuguhkan aneka macam produk dari UKM DIY. Konsep eksterior dan interiornya bernuansa khas Jogja, perpaduan antara Benteng Kraton dan suasana Malioboro dan Kraton.

Ketika masuk ke dalam Pasar Kotagede kita disambut oleh among tamu dengan pakaian jawa yang sangat apik, keramah tamahan dan senyumnya akan sulit di lupakan, ditambah alunan gamelan dan angkringan, bisa membuat kita ingin berlama-lama disana. Di galeri tersebut juga menghadirkan ribuan produk UMKM yang ditata layaknya etalase mall modern, aneka produk ditata secara apik dan menarik sehingga sulit untuk tidak membeli dalam jumlah banyak.

Pasar Kotagede di Bandara YIA ini tidak hanya menjadi tempat bertemunya para konsumen, tetapi juga ada konsep untuk pelestarian budaya. Konsepnya selain Galeri yang menampilkan produk kebudayaan, seperti Gamelan, Wayang dan alunan musik Jawa, juga dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam bentuk pelayanan kepada pembeli, penataan eksterior dan interior, serta pengenalan budaya melalui literasi digital yang di tampilkan di media display, dan media cetak yang disediakan. Jadi tunggu apa lagi !!! Yukk kita kunjungi Galeri Pasar Kotagede YIA !!!

By sibakul