
Cara membuat pupuk organik tidak sulit, lho. Apalagi Sahabat Tani bisa menggunakan bahan yang mudah ditemukan dan bahkan bahan yang sudah tidak digunakan lagi. Sahabat Tani juga tidak perlu lagi membeli pupuk kompos dan bisa memanfaatkan berbagai bahan yang ada di sekeliling untuk membuat pupuk organik. Sebelum, membahas cara mebuat pupuk organik cair, mari kita bahas dahulu apa itu pupuk organik.
Pupuk organik adalah pupuk yang bahan utamanya terdiri dari bahan-bahan organik, seperti dari tanaman atau kotoran hewan. Pupuk organik memiliki kandungan hara yang lengkap yang bermanfaat untuk tanaman. Pupuk ini bisa berbentuk padat atau cair dan mampu menutrisi tanah sehingga tanaman pun tumbuh dengan subur. Salah satunya pupuk organik cair ini yaitu POC dari kulit pisang yang dapat kita buat sendiri dirumah, lho Sahabat Tani. Kulit buah pisang juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk tanaman, lho. Kulit pisang memiliki potasium yang bisa bermanfaat untuk tumbuh kembang tanaman Moms di rumah. Kandungan fosfor pada kulit pisang pun dapat membantu tanaman untuk tumbuh subur.
Melansir neurafarm.com jika kita menggunakan kulit pisang kepok sebagai pupuk cair, maka kandungan unsur hara yang terdapat dalam pupuk tersebut yaitu C-Organik sebesar 0,55%, N-total 0,18%, P2O5 0,043%, K2O 1,137%, C/N 3,06% dan mempunyai pH 4,5.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kulit Pisang Untuk Tanaman :
Bahan bahan yang dibutuhkan yaitu :
- Kulit pisang,
- Gula Pasir,
- Air bersih
- Botol bekas
Tahap pembuatan :
- Pertama, bersihkan dahulu botol-botol bekas yang akan digunakan
- Kedua, kulit pisang dihaluskan dengan cara diblender. Namun jika tidak ada blender, bisa dengan cara mencincang kulit pisang menjadi potongan yang sangat sangat kecil.
- Selanjutnya, gula pasir dimasukkan kedalam botol dengan perbandingan gula pasir : volume botol (1 sendok : 250 ml).
- Gula tersebut dilarutkan dengan air bersih di dalam botol (volume air bebas)
- Kulit pisang yang telah dihaluskan, dimasukkan ke dalam botol bekas yang telah berisi larutan gula pasir.
- Selanjutnya air ditambahkan kedalam botol hingga batas leher botol.
- Setelah itu botol dapat ditutup dengan rapat dan setelah itu didiamkan lebih dari 7-10 hari.
- Tutup botol dibuka setiap hari agar gas yang terkandung di dalam botol dapat keluar.
- Pupuk pun dapat langsung digunakan pada tanaman setelah didiamkan lebih dari 7 hari.
Selain itu, sebagai pengganti gula pasir, dapat digunakan EM4 pada pembuatan pupuk cair ini dengan :
- Menyiapkan kulit pisang dan air 1 kg : 1L.
- Kulit pisang dihaluskan dan dimasukkan kedalam wadah.
- Selanjutnya larutan EM4 dicampurkan ke dalam kulit pisang halus dan air yang telah bercampur dengan rata.
- Pupuk ini didiamkan selama 3-4 hari lamanya.
- Setelah itu pupuk pun dapat digunakan dengan diencerkan terlebih dahulu yaitu 1 L air diencerkan dengan 5 L air.
Selain cara diatas, Sahabat Tani juga bisa langsung mengubur kulit pisang dalam tanah yang ditumbuhi tanaman bunga, tanaman buah, atau sayuran. Biarkan kulit pisang membusuk dan mengeluarkan nutrisi untuk tanaman.
Untuk pengaplikasiannya dapat digunakan 2 minggu sekali pada masa pertumbuhan. Mudah bukan? Yuk, gunakan sampah dapur Sahabat Tani secara bijak dengan memanfaatkan sampah dapur yang tersisa.
Nah, Bagi Sahabat Tani yang tidak memiliki waktu untuk memebuat POC sendiri atau tidak ingin repot dan lebih suka yang praktis. Sahabat Tani bisa memesan langsung produk pupuk organik TOP D’WE yang sudah terjamin kualitasnya, lho sahabat.

KONTAK TOP D’WE
IG : instagram.com/topdwe.id dan WA : wa.me/+6282220835814
Sumber dan Arikel Terkait :
www.orami.co.id/magazine/cara-membuat-kompos
sibakuljogja.jogjaprov.go.id/blog/pupuk-organik-topdwe
